Truk dan Bus Seolah Punya Jalur Sendiri, Transparansi Samsat Kota Bekasi Dipertanyakan

Truk dan Bus Seolah Punya Jalur Sendiri, Transparansi Samsat Kota Bekasi Dipertanyakan

Kota Bekasi, Newspreventif.com — Ketimpangan pelayanan dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor di Samsat Kota Bekasi kembali menjadi sorotan. Kendaraan besar seperti truk dan bus diduga mendapatkan perlakuan khusus yang berbeda dengan kendaraan pribadi pada umumnya.

Pantauan Newspreventif.com, Rabu 28/01/2026 di lapangan menunjukkan, truk dan bus tidak tampak mengikuti rangkaian dan tahapan prosedur pembayaran pajak sebagaimana yang wajib dijalani kendaraan pribadi dan kendaraan kecil lainnya.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius terkait transparansi dan kesetaraan pelayanan publik di kantor Samsat Kota Bekasi. Selain dugaan perlakuan khusus tersebut, sejumlah wajib pajak juga mengeluhkan adanya pungutan parkir tanpa karcis resmi di area keluar-masuk kendaraan Samsat Kota Bekasi.

Praktik ini dinilai janggal dan berpotensi melanggar ketentuan pengelolaan parkir resmi. Menanggapi fenomena tersebut, Ketua DPD Jawa Barat LSM Barisan Muda Indonesia (BASMI), Marudut Manalu menilai kondisi ini sebagai bentuk ketimpangan yang patut diselidiki lebih lanjut.

“Ini fenomena ketimpangan yang serius dan pantas untuk diselidiki,” ujar Marudut Manalu, saat ditemui di kantornya baru-baru ini. Ia menambahkan, pembayaran pajak kendaraan berukuran besar di Samsat Kota Bekasi patut diduga dilakukan secara sistematis dengan melibatkan oknum internal agar mendapatkan perlakuan khusus.

“Jika benar ada perlakuan berbeda, maka ini bukan sekadar pelanggaran administrasi, tetapi menyangkut integritas pelayanan publik,” tegasnya. Terkait pungutan parkir, Marudut juga mempertanyakan keabsahannya. Menurutnya, parkir resmi seharusnya dilengkapi dengan loket dan karcis sebagai bukti pembayaran yang sah.

“Kita tahu, parkir resmi itu pasti ada karcis dan petugasnya jelas. Kalau tidak ada, ini patut dipertanyakan,” tambahnya dengan nada heran. Hingga berita ini dimuat, pihak Samsat Kota Bekasi belum dapat dimintai keterangan untuk memberikan klarifikasi terkait dugaan tersebut. (Herri M)

About The Author

CATEGORIES
Share This