Inspektorat Tanamkan Nilai Antikorupsi kepada Pelajar SMAN 3 Cikarang Utara

Inspektorat Tanamkan Nilai Antikorupsi kepada Pelajar SMAN 3 Cikarang Utara

CIKARANG UTARA, newspreventif.com – Inspektorat Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan Pariwara Antikorupsi di SMAN 3 Cikarang Utara, Rabu (29/7/2026), sebagai upaya menanamkan nilai-nilai integritas dan kejujuran kepada generasi muda sejak dini.

Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Inspektorat Kabupaten Bekasi, Krishna Kusumo Pambudhi, tersebut dilaksanakan bersamaan dengan pelayanan perekaman KTP Elektronik oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Kepala SMAN 3 Cikarang Utara, Saepuloh, mengatakan pendidikan antikorupsi sangat penting diberikan kepada pelajar agar mereka memahami bahaya korupsi sekaligus membangun karakter jujur, bertanggung jawab, dan berintegritas sejak di bangku sekolah.

“Hari ini siswa kami mendapatkan pemahaman mengenai antikorupsi. Ini menjadi bekal penting agar mereka mampu mengantisipasi berbagai bentuk perilaku koruptif sejak dini dengan membiasakan sikap jujur dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Saepuloh menyampaikan bahwa praktik korupsi dapat terjadi di berbagai sektor kehidupan. Karena itu, pendidikan karakter harus menjadi fondasi utama agar generasi muda mampu menolak segala bentuk penyimpangan.

Ia mengaitkan nilai tersebut dengan konsep Gapura Panca Waluya yang menjadi karakter pelajar di Jawa Barat, yakni Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer. Menurutnya, nilai-nilai tersebut dapat menjadi benteng moral bagi peserta didik dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman.

“Kalau dasar iman dan karakter sudah kuat, Insya Allah anak-anak mampu menghindari berbagai perilaku negatif, termasuk tindakan-tindakan yang mengarah pada korupsi. Kejujuran harus dibiasakan dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Saepuloh juga mengingatkan para siswa agar selalu menjaga integritas, baik di lingkungan sekolah, pergaulan maupun dalam memanfaatkan teknologi dan media sosial. Menurutnya, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi harus diimbangi dengan karakter yang kuat agar dapat dimanfaatkan secara positif.

Ia berharap kegiatan edukasi antikorupsi seperti ini dapat terus dilaksanakan melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bekasi dan dunia pendidikan, sehingga mampu membentuk generasi muda yang berintegritas, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin yang bersih di masa mendatang.

About The Author

CATEGORIES
Share This